Posts

Plagiarisme di Era Digital

Sebuah respons terhadap, dan pertama kali dimunculkan di, artikel "Plagiarisme: Sebuah Pesan Buat Saya dan (mungkin) Buat Para Blogger Lain" oleh Oom JaF . Sebuah bongkahan kecil pikiran untuk dikunyah (baca: a litte piece of thought to chew on ): manakah yang lebih penting, dibayar untuk sebuah karya tulis, atau menyebarkan pemikiran yang terkandung dalam tulisan tersebut? Bagi saya pribadi sih, yang kedua. Secara pribadi inilah alasan saya menggunakan sebuah Creative Commons License (seperti kotak ijo-item yang ada di sebelah kanan tulisan ini, agak ke atasan dikit kalo nggak salah). Bukannya yang pertama tidak penting, tentu bukan itu maksud saya. Tapi saya, untuk hal-hal tertentu, menganggap adalah lebih baik untuk "pemikiran" saya menyebar dan menginspirasi sebanyak mungkin orang untuk "berbuat sesuatu" (terutama ketika sesuatu itu adalah "baik"), ketimbang "pemikiran" saya terpendam di sebuah sudut untuk kemudian membusuk t...

Seorang anak hilang: Bayu Syauky

Image
sebuah email dari salah satu milis, mengenai seorang anak hilang... Mohon diteruskan lagi pada teman2 yang lain, berita yang bisa MEMBANTU SESAMA yang sedang kehilangan putra nya Penderita AUTIS. ( Foto Terlampir ) Nama anak : BAYU SYAUKY ( lahir 9 Februari 1998 ) ; usia 8 Thn. Nama Ayah : H. Huda Noor Nama Ibu : Hj.Yati Alamat : Komplex Reni Jaya Jakarta Selatan Pamulang, Banten* Bayu Hilang sejak hari Kamis, Tgl. 5 Januari 2006 Pencarian sudah dilakukan dengan cara lewat SCTV; beberapa radio (Suara Metro, Elshinta dll), juga fotocopy foto dibeberapa Mesjid, Mall dll. Namun sampai saat ini belum berhasil ditemukan , untuk itu mohon bantuan teman2 kalau mengetahui / melihat BAYU, bisa menghubungi nomer telepon dari Ayahnya (Bpk Huda Noor) : 0813 8211 1107. Atas kebaikan teman2, saya turut mengucapkan banyak2 terima kasih atas bantuannya untuk menyebarluaskan berita ini. Kiranya Tuhan sajalah yang akan membalas kebaikan d...

Pekerja film Indonesia kembalikan 33 Piala Citra

Saya pribadi belum menyelidiki lebih lanjut, tapi baru beberapa menit yang lalu saya menonton Showbiz News di Metro TV yang menampilkan Mira Lesmana, Shanty Harmayin(?) dan satu lagi pria yang sayangnya saya tidak tangkap namanya, mereka mewakili sekelompok Pekerja Film Indonesia mengadakan konferensi pers dimana mereka berencana mengembalikan 33 buah Piala Citra yang pernah mereka peroleh kepada Pemerintahan (bukan kepada panitia FFI), sebagai protes atas buruknya perhatian pemerintah terhadap perkembangan (seni sekaligus industri) sinematografi di Indonesia. Mereka juga sempat menyebutkan bahwa mereka juga meminta perbaikan terhadap Undang Undang no. 8 tahun 1993 (?) mengenai Perfilman Indonesia. Dan Showbiz News dalam kesempatan yang sama juga mengadakan dua telewicara. Pertama dengan Nia Dinata yang sedang berada di luar negeri (Bangkok kalau tidak salah ingat) yang turut menandatangani petisi yang akan diberikan bersama 33 Piala Citra yang akan dikembalikan, namun Nia menyebutka...

Erik Meijer pindah ke Bakrie

Ternyata benar. Barusan saya mengecek email saya yang khusus saya buat untuk menampung ribuan email dari berbagai milis yang saya ikuti, dan saya membaca sebuah email yang berasal dari majalah ADOI Indonesia (tertanggal dua hari yang lalu) yang mengatakan bahwa Erik Meijer pindah ke Bakrie Telekom (konfirmasi dari berita di Detik I-Net dan dari Astaga.com ). Selama ini saya pribadi mendengar beberapa orang menyebut Erik Meijer sebagai paling "canggih" di Industri Periklanan Indonesia. Entah sebagai seorang manajer pemasaran yang paling pintar bernegosiasi dengan biro iklan, seorang yang memiliki pemikiran yang cukup patut diperhatikan soal keseimbangan pasar periklanan, terutama dengan hadirnya para media specialist , dan sebagainya. Beberapa kali saya dengar Erik Meijer disebut sebagai salah satu faktor kenapa Telkomsel cukup disegani sebagai klien di Industri Periklanan Indonesia. Saya sendiri baru pernah sekali membaca email-nya yang di-forward ke milis CCI, dan kal...

Lebaran kesiangan?

Image
Jadi ceritanya beberapa hari menjelang Lebaran tahun 2006 ini, saya terinspirasi untuk membuat sebuah "kartu" lebaran elektronis untuk mengucapkan Selamat Eid bagi mereka yang merayakannya. Niatnya saya berencana mengedarkannya lewat surat elektronik. Satu pesan yang ingin saya sampaikan adalah bahwa walau kita seringkali sulit untuk saling memahami, itu bukan halangan bagi kita untuk saling bermaafan dan bergandengan tangan untuk maju bersama sebagai satu bangsa. Satu kendaraan konsep yang ingin saya gunakan adalah konsep baikan khas anak kecil yang menggunakan kaitan antar jari kelingking. Secara pribadi saya melihat kesucian dari tulusnya hati nurani anak kecil ketika mereka saling bermaafan atas inisiatif sendiri tanpa dorongan eksternal seperti misalnya dari orang tua. Saling bermaafan yang langsung berasal dari hati, dan sekaligus demikian sederhana. Sayangnya niatan saya untuk menyelesaikan "kartu" ini agar dapat dipublikasikan tepat saat Lebaran 2006 t...

Viral marketing: percakapan terkendali?

Sebuah respons terhadap sebuah artikel Media Ide tentang Viral Marketing . Saya pribadi menyanggah bahwa viral yang bagus haruslah viral yang pesannya dikendalikan. Saya pribadi lebih cenderung menyetujui konsep "you do not control the message" . Penyebarannya, dan evolusinya , alamiah. Anda tidak bisa mengendalikan bagaimana percakapannya terjadi di dunia maya, dan anda tidak bisa menentukan di mana percakapan tersebut terjadi di dunia maya. Anda hanya boleh berpartisipasi dalam percakapannya, (atau memulainya bila percakapannya belum terjadi), dan (berusaha) membawanya ke arah yang lebih baik (baca: lebih relevan bagi masyarakat ybs.) Entahlah, mungkin saya terlalu banyak membaca Doc Searls dan Dave Winer . Viral yang valid pun (baca: bukan spam ) harus sangat berhati-hati agar ia tidak dipersepsikan sebagai spam . Terlalu agresif dan terlalu irrelevan, dan ia serta merta sudah menggangu kenyamanan sang pemirsa (baca: target audience ). Contoh viral yang alamia...

Widodo, Widari, dan WNI Stateless

Balasan saya kepada sebuah milis... Sekedar informasi, Widodo akhirnya telah bertemu dengan Widari. Selengkapnya dari DetikNews.com: http://www.detiknews.com/.../idkanal/10 Cukup happy ending sih, tapi tidak seperti yang dibayangkan. Judul artikelnya, "Widari Bahagia dengan 4 Cucu." Selanjutnya bila ada yang mengirim berita seputar pencarian Widodo, mungkin bisa di-reply secara japri dengan info ini. Menarik juga bahwa, menurut Detik, yang pertama mengedarkan kabar mengenai Widodo adalah Andi Mallarangeng: "Adalah Juru Bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Andi Mallarangeng, yang sudah memastikan keberadaan Widari. Sebelumnya, Andi juga menuliskan kisah cinta Widodo-Widari dalam sebuah kolom yang dipublikasikan di sebuah koran dan website Presiden SBY." Dan selidik punya selidik, berikut kolomnya Pak Mallarangeng yang disebut-sebut (tertanggal 25 September): http://www.presidensby.info/.../19.html Tampaknya Pak Mallarangeng bertemu Pak Widod...