Posts

Tragedi Layang Casablanca dan "Ali Topan"-nya Motor-Motor di Jalanan Jakarta

Image
Dari Facebook : KISAH ALI TOPAN : SEPEDA MOTOR DI JAKARTA Bak Ali Topan anak jalanan, yang saat ini akan diangkat kembali dalam sebuah tayangan. Padatnya jalanan dengan para pengendara motor mungkin tidak akan membuat kita khawatir dan was-was bila di jalanan sopan, tertib dan disiplin mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Tapi yang membuat kita cemas dan gemas adalah ulah sebagian dari mereka yang suka ngebut nyalip kanan dan kiri (zig-zag). Rasanya saat ini angkot dan kopaja/metromini sudah tidak lagi menjadi “penguasa” jalanan, tapi pengendara motornya yang menguasai jalanan. Jalan selebar apa pun rasanya akan dipenuhi oleh para pengendara motor, khususnya saat jam berangkat dan pulang kerja. Mereka enggan mengambil sisi kiri jalan yang memang disarankan oleh polantas. Mengapa bisa begitu? Salah satu hal yang membuat mereka berperilaku begitu (ngebut dan salip sana-sini) adalah peran “propaganda” iklan sepeda motor. Mau motor merek “Y”, “H” maupun “S” semua menampilkan ikla...

Antara praduga tak bersalah, hukum jalanan, dan nafsu dendam....

T: Kalau tertangkap basah, masih berlaku azas praduga tak bersalah? J: Masih. Karena sistem hukum ruang pengadilan, bukan sistem hukum jalanan. Bahwa nanti di ruang sidang, kelengkapan bukti akan langsung dan jelas menunjukkan, bahwa si terdakwa jelas bersalah, itu lain hal. Dan terjadinya di ruang sidang. Bukan di jalanan. (Idealnya.... :)) Lain halnya tapi ya, kalau kita membicarakan sistem hukum selain sistem hukum pengadilan Misal: sistem hukum jalanan, yang ditentukan oleh adu ngotot, emosi, dan jotos-jotos an di tempat. Atau sistem pengadilan media massa, yang ditentukan nilai sensasi, serta besar-besaran terpaan media di tanah publik. :)) Belum lagi kalau kita bicara, sistem hukum ilahi! XD

Orang Indonesia itu malas bertengkar, kecuali kalau sudah kepepet banget....

Orang indonesia itu malas bertengkar, kecuali kalau sudah kepepet banget. Tapi begitu bertengkar dalam keadaan kepepet, wah... buas; hampir sepenuhnya nafsu, dan tidak kenal yang namanya gengsi, kehormatan, moral, ataupun aturan apakah namanya itu.

Guyon "Bebaskan Kambing"

Guyon "bebaskan kambing", dan pro-kontranya dari tahun ke tahun, di sela Idul Adha: antara sekedar becanda, ketidaknyamanan melihat makhluk hidup disembelih, keinginan ego menjustifikasi ritual dan kepercayaan, simbolisme akan pengorbanan, kegiatan sosial untuk berbagi kepada "sesama" (atau, mereka yang "kurang beruntung")... dan sebagainya dan sebagainya... Guyon adalah penyaluran, katarsis; demikian juga ritual.... (Debat kusir juga kali ya...) #eh ^_^Y ~~ Udah ah. Selamat merayakan Idul Kurban bagi yang merayakan. :)

Wisata Waisak 2013

Hmm, berapa hari ini lagi banyak blog post ditulis tentang bagaimana wisata Waisak ke Borobudur mengganggu kekhusukan ibadah.... Berarti aku sendiri udah nggak perlu lah ya menulis tentangnya? :)) (Lagian aku sendiri juga nggak di sana saat kejadian....) --- Sempat juga aku membaca sebuah Tweet ide bagus: festival Waisak dan ibadah Waisak dilaksanakan pada dua hari yang berbeda....

Para "Capres" Itu....

Image
Via Facebook Page "IKOHI Indonesia" : Para "Capres" itu keluar dari rahim yang sama. Rahim yang menghancurkan Indonesia! Dan kita tidak mungkin mengulanginya, karena kita ingin Indonesia yang lebih baik, lebih berkeadilan, berkemakmuran dalam perdamaian yang nyata! Mereka dulu satu partai made in Soeharto. Sekarang yang tidak menguasai tampuk kepemimpinan partai. Mereka mendirikan partai sendiri dan menjadi ketua umumnya. Apakah mereka itu bisa disebut politikus yang negarawan atau politikus yang pengusaha. Politik itu seperti dagang mana yang laku dijual dan mana yang laku dibeli rakyat. --- Menurutku sih, setiap individu memiliki hak untuk mengajukan diri ataupun diajukan calon presiden. Lepas dari latar belakang, masa lalu, ataupun kemampuan kepemimpinan dan administratif riil. Tinggal tergantung--dalam sistem demokrasi yang berkeadilan dan berkemanusiaan--Warga Negara memilih siapa yang menjadi presiden mereka. Kalau kata seorang teman sih, "We ...

Tentang penghapusan subsidi BBM Premium

Image
Aku setuju subsidi BBM Premium diperkecil. Karena subsidi Premium lebih sering disalahgunakan kelas menengah ke atas daripada dimanfaatkan kelas ekonomi marjinal. Aku lebih setuju subsidi BBM Premium dialihkan ke subsidi transportasi umum. Bukan hanya di Jakarta, tapi juga antarkota. Selain tentunya juga kendaraan niaga.